Bagaimana Cara Mendapatkan Klien Untuk Freelancer?

Freelance adalah pekerjaan terlihat menyenangkan untuk dijalani. Menjadi freelancer, artinya kamu memiliki kebebasan untuk mengatur waktu dan tempat kamu bekerja, namun  pekerjaan ini memiliki tantangannya sendiri, terutama saat mencari klien. Bagi freelancer, mencari klien membutuhkan cara dan strategi yang tepat. Sama halnya mendapatkan pelanggan saat menjalankan bisnis, mendapatkan klien sebagai freelancer juga tidaklah mudah. 

Ketika kamu memilih menjalankan profesi sebagai pekerja lepas, kamu akan mencari klien dan bekerja secara individu. Personal branding adalah poin penting yang harus dimiliki oleh seorang freelancer. Personal branding digunakan sebagai media untuk membentuk pandangan orang lain kepada kamu. Oleh karena itu, kamu harus bisa membangun personal branding yang baik dan unik. Akan menjadi nilai tambah apabila kamu bisa menunjukkan keunikan dan hal yang membuat kamu berbeda dari yang lain. 

Personal branding adalah poin penting yang harus dimiliki oleh seorang freelancer. Personal branding digunakan sebagai media untuk membentuk pandangan orang lain kepada kamu. Oleh karena itu, kamu harus bisa membangun personal branding yang baik dan unik.

Siapkan Portofolio

Seorang freelancer harus bisa meyakinkan calon kliennya, salah satu caranya adalah dengan portofolio. Portofolio sangatlah penting bagi kamu seorang freelancer untuk mendapatkan klien. Dengan portofolio, calon klien kamu akan mengetahui hasil kerja kamu dan akan menjadi bahan pertimbangan utama nantinya. Kamu bisa memanfaatkan platform online yang tersedia untuk memudahkan klien melihat portofolio kamu.

Untuk apa kamu memiliki hasil kerja yang bagus tapi tidak ada yang mengetahuinya? Promosikanlah dirimu sehingga semakin banyak orang yang mengetahui kamu. Kamu bisa memanfaatkan media sosial kamu untuk mempromosikan diri dan jasa kamu. Selain melakukan promosi, dengan media sosial kamu bisa mengetahui informasi akan klien yang sedang membutuhkan jasa freelance.

Pahami Target Market

Kamu juga harus paham target market kamu. Dengan siapa kamu ingin bekerja? Apa yang bisa kamu berikan? Mengenali hal ini akan membuat kamu lebih bisa mempersiapkan diri dan mendapatkan gambaran akan pekerjaan dengan klien tersebut. Selain itu, kamu juga bisa mengetahui klien mana yang memiliki potensi dan kecocokan dengan kemampuan kamu.

Menjaga Hubungan Baik dengan Klien

Tidak kalah penting, ketika nanti kamu sudah mendapatkan klien, berusahalah untuk menjaga hubungan baik dengan klien. Hal tersebut perlu kamu lakukan agar nantinya klien tersebut bisa menjadi klien tetap. Buatlah klien puas akan hasil kerja kamu sehingga kedepannya mereka mau menggunakan jasa kamu lagi.


Previous
Previous

Memikat Pelanggan dengan Sensory Marketing

Next
Next

Artcamp Hadirkan Ruang Kreasi Bagi Para Penggemar Seni